Program modal bantuan bergulir PK-5 sudah lama digulirkan oleh Baznas. Bahkan program PK-5 adalah program pemberdayaan tertua yang digagas oleh Baznas. Ide awal program PK-5 adalah bentuk keprihatinan Baznas terhadap nasib pedagang kaki lima di sekitaran Alun-alun Tulungagug akibat kebijakan pembenahan tata ruang di jantung kota Tulungagung. Dulunya para pedagang bebas berjualan dan menggelar lapak di sekitaran Alun-alun. Alun-alun Tulungagung menjadi pusat dan jujukan warga Tulungagung yang ingin berekreasi dan menikmati jajanan kuliner khas tulungagung. Banyak makanan dan minuman serta aneka permainan anak kecil yang disuguhkan untuk sekedar melepas penat dan memnghibur anak-anak. Alun-alun menjadi tempat rekreasi yang merakyat dan murah karena harganya sangat terjangkau dan memuaskan bagi siapa pun yang berkunjung ke sana. Sekitar tahun 2003 Bupati Tulungagung Ir. Heru Tjahtjono membuat kebijakan baru. Beliau menata kembali tata ruang Kota Tulungagung agar tampak cantik dan ind...
Zakat Untuk Kemanusiaan Dan Kemakmuran Bersama