Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2021

Selamat Datang Pimpinan Baru Baznas Tulungagung

Proses pemilihan pimpiran baru Baznas Kabupaten Tulungagung telah usai. Lima pimpinan baru Baznas telah terpilih melalui tahap seleksi calon pimpinan Baznas Kabupaten Tulungagung. Kelima pimpinan tersebut adalah KH. Samsul Umam (Ketua), Drs. H. Ahmad Budianto, MM. (Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan), H. Abdul Wachid, S.Ip (Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, H. Abdullah Irfan, S.Pd.I (Wakil Ketua III Bidang Keuangan dan Pelaporan), Drs. Ahmad Mashuri ( Wakil Ketua IV Bidang Manajemen Umum dan Administrasi).  Dari kelima komposisi yang terpilih, terdapat tiga figur baru dan dua figur lama. Jika dilihat dari komposisi yang ada, tidak butuh waktu lama untuk penyesuaian diri dari ketiga pimpinan yang baru. Dua figur lama (H. Ahmad Budianto dan Drs. Ahmad Mashuri) dapat dijadikan referensi untuk membantu pimpinan baru melakukan adaptasi pola kerja dan manajemen Baznas Kabupaten Tulungagung.  Sesuai dengan UU Nomor 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan zakat, Baznas ...

Darurat Isolasi Mandiri (Isoman)

Pulang dari Kantor Maarif Cabang Tulungagung, seperti biasa saya pulang agak siang sekitar jam 14.00 WIB. Tidak seperti hari senin-jum'at, sampai di rumah menjelang maghrib. Begitu sampai di rumah ganti baju, makan siang lalu tidur siang. Hari sabtu memang terasa spesial karena rutinitas kantor sedikit terlupakan dengan libur weekend. Sudah menjadi janji bagi diri sendiri jika hari sabtu adalah hari khusus Maarif, dimana saya selalu berkantor mulai pagi sampai siang atau sore hari kalau ada yang memang untuk perlu diselesaikan.  Bangun tidur saya nyalakan televisi dan seperti biasa ada tiga chanel televisi favorit saya, TV One, Metro TV, dan Kompas TV. Ketiga chanel tersebut adalah chanel televisi yang kontennya khusus menyajikan berita-berita aktual di tanah air. Kebetulan, untuk mendapatkan berita-berita terupdate, saya selalu menyimak sajian dari ketiga chanel tersebut secara bergantian.  Berita yang hangat sore itu masih seputar Pendemi Covid-19. Dari semua chanel televis...

Penantian

Banyak orang mengatakan bahwa pekerjaan paling membosankan adalah menanti. Betul atau tidak, kenyataannya memang seperti itu. Kata "menanti" tersebut rasanya pas untuk menggambarkan keadaan Baznas Tilungagung hari ini. Persoalannya memang agak rumit dan bikin galau. Dalam pikirian pun serba kacau dan tidak menentu. Bayangkan saja, selama lima bulan terakhir, seluruh waktu yang dimiliki tersedot dan terkonsentrasi pada pergantian Pimpinan Baznas. Menjelang penghujung pergantian, tepatnya 21 April 2021, konsentrasi baik Pimpinan maupun pelaksana tertuju pada siapa yang akan memegang kendali Pimpinan Baznas berikutnya.  Sejak dibentuknya Panitia Seleksi oleh Bupati Tulungagung, hilir mudik informasi rekrutmen, perdebatan tentang persyaratan, sampai pada anggaran panitia seleksi betul-betul menyita waktu, tenaga, dan pikiran yang luar biasa. Alih-alih berpikir tentang program, justru yang mencuat prediksi-prediksi Baznas Tulunaggung dipegang oleh siapa, akan seperti apa, dan sema...

Mengoptimalkan Peran Penyuluh Agama Islam

Penyuluh Agama Islam mepunyai peran penting di tengah dinamisasi masyarakat. Sesuai dengan tujuan pembentukannya, penyuluh Agama Islam berkantor di KUA Kecamatan masing-masing. Penyuluh dibagi menjadi beberapa bidang salah satu diantaranya adalah penyuluh zakat. Kehadiran penyuluh zakat yang diangkat oleh Kementerian Agama mempunyai kontribusi signifikan dalam membantu pengelolaan zakat di Indonesia. Setidaknya dengan kehadiran mereka, penyuluh menjadi mitra penting yang dapat membantu mencerahkan akan pentingnya zakat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Akan tetapi, sangat disayangkan sinergitas lembaga zakat dengan para penyuluh belum terjalin optimal. Walaupun dinanungi oleh Kementerian Agama, Baznas atau LAZ semestinya membangun komunikasi yang erat untuk ikut mensosialisasikan zakat di tengah-tengah masyarakat.  Baznas Tulungagung setidaknya telah berupaya menjalin komunikasi tersebut sejak tahun 2019. Serangakaian pertemuaan telah dilakukan untuk mencoba menyambungkan ...

Zakat Untuk Penanggulangan Bencana

Ahkhir-akhir ini, negara kita tercinta sedang dirundung bencana. Musibah bencana silih berganti terjadi di berbagai penjuru daerah di Indonesia. Banjir, longsor, gempa bumi, erupsi gunung merapi hilir-mudik sambung-menyambung tanpa henti terjadi di tanah air. Banyak penderitaan yang timbil akibat musibah-musibah tersebut. Musim penghujan menjadi salah satu penyebab terjadinya bencana-bencana yang terjadi saat ini. Bulan desember, januari, dan pebruari biasanya menjadi puncak musim penghujan dan banyak menimbulkan bencana di berbagai daerah.  Cuaca ekstrem juga turut memberikan andil terhadap musibah yang menimpa di berbagai daerah di tanah air. BMKG menyebutkan bahwa cuaca ekstrem sedang terjadi di Indonesia. Sebagaimana dikutip dari Tempo.com, dalam jumpa persnya, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyebutkan bahwa ada enam fenomena yang menjadi penyebab terjadinya cuaca ekstrem. Pertama, La Nina yang mempunyai siklus 2 sampai 8 tahun. Fenomena ini terjadi karena adanya anomali suhu...

Tiga Bulan Yang Berharga

Periode Pimpinan Baznas 2016-2021 akan segera berakhir, persisnya April 2021, pimpinan yang saat ini menjabat akan mengakhiri tugas sebagai Pimpinan Baznas. Bulan April 2021, Baznas akan memiliki nahkoda baru. Sejumlah persiapan telah dilakukan oleh Baznas untuk mengakhiri masa jabatan periode ini, mulai dari berkoordinasi dengan Bupati hingga menyusun laporan pada akhir masa jabatan.  Selama lima tahun memimpin Baznas Kabuapten Tulungagung, banyak capaian yang telah dilakukan oleh Pimpinan Baznas. Selain itu pula, banyak prestasi yang telah dicatatkan KH. Moh. Fathuro'uf dkk  selama memimpin Baznas, peningkatan penghimpunan, pembenahan manajemen, perbaikan pengawasan, peningkatan kualitas SDM, peningkatan sarpras, hingga inovasi program.  Dari berbagai kemajuan tersebut, tak dapat dipungkiri bahwa masih banyak kekurangan yang harus terus diupayakan solusi pemecahannya seperti, gedung perkantoran, sertifikasi skema pimpinan dan pelaksana, ISO, sosialisasi Peraturan Bupati...

Maju, Stagnan, Atau Mundur (Refleksi Dan Muahasabah Pengelolaan Zakat Akhir 2020 Dan Awal 2021)

Momentum akhir dan awal tahun, menjadi muhasabah dan refleksi bagi siapa pun. Sebagaimana kata pepatah arab, "waktu adalah pedang, jika kamu tidak memotongnya, maka ia akan membunuhmu. Waktu tidak bisa dihentikan,  akan tetapi kita harus mengikutinya, salah satu cara memotong waktu adalah dengan memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya, agar kelak tidak ada penyesalan di kemudian hari.  Muhasabah dan refleksi diperlukan agar gambaran-gambaran peristiwa yang telah dilalui bisa dijadikan pancatan dan pijakan untuk masa yang akan datang. Atas dasar peristiwa yang telah lalu, setiap orang akan memperoleh gambaran, rencana, dan harapan tentang apa yang akan dilakukan di tahun-tahun yang akan datang.  Secara pribadi, sebuah kenikmatan yang besar di akhir dan awal tahun ini, saya masih diberikan nikmat kesehatan, satu anugerah yang tidak ternilai harganya. Nikmat iman dan kesehatan ini adalah sesuatu yang sangat saya syukuri dan saya jaga sebagai bentuk terima kasih saya kepad...