Kesempatan langka dan membahagiakan manakala segenap Pimpinan Baznas Kabupaten Tulungagung bisa bersua dan berbincang-bincang dengan mustahik yang tergabung dalam program Zakat Comunity Development (ZCD). Dua tahun yang lalu tepatnya bulan Mei 2019, Baznas berkolaborasi dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Miftahul Huda Desa Bendiljati Wetan dan Masjid Baitul Muttaqin Desa Tambakrejo Kec. Sumbergempol meluncurkan rintisan program ZCD.
ZCD adalah program pemberdayaan milik Baznas yang menitikberatkan pada empat bidang kehidupan manusia yaitu, ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan spiritual. Konsep ini merujuk pada maqasid al-syariah yang digagas oleh as-Syatibi yaitu, hifdz al-mal, hifdz al-nasl, hifdz al-aql, dan hifdz al-din.
Program ZCD yang diluncurkan dua tahun yang lalu adalah budi daya ikan patin. Masing-masing mustahik di dua desa (Bendiljati dan Tambakrejo) oleh UPZ dibuatkan kolam dengan kapasitas masing-masing sepuluh ribu ikan. Kolam yang dibuat adalah hasil sewa tanah bengkok milik aparat desa. Sewa kolam berlangsung selama lima tahun.
Baznas menggelontorkan 100 juta rupiah untuk membiayai program ini, dimana masing-masing mustahik memperoleh bantuan 10 juta rupiah untuk membuat kolam dan membeli benih. Untuk pakan selama masa budi daya merupakan kerjasama kemitraan dengan pihak ke tiga. Tahun ini adalah tahun ke tiga dan sudah menghasilkan panen dua kali sejak diluncurkan pada tahun 2019.
Secara umum program ini berhasil. Dilihat dari keempat aspek yang ada (ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan agama) mengalami peningkatan. Dari hasil monitoring dan evaluasi (monev) yang dilakukan Baznas, semua mustahik mengalami peningkatan dari sisi pendapatan. Dalam setiap siklus panen (delapan bulan) mustahik memperoleh pendapatan 11-12 juta rupiah dari upah budi daya ikan patin. Dari sisi pendidikan, anak-anak mereka mampu melanjutkan sekolah sampai jenjang SMA/MA/SMK bahkan sampai Perguruan Tinggi. Segi kesehehatan, mustahik dapat berobat secara rutin di Puskesmas terdekat. Dari segi religiuisitas, mustahik mampu menyisihkan zakat yang diperoleh dari total akumulasi panen yang diperoleh.
Yang lebih menggembirakan, banyak mustahik yang hari ini sudah mandiri. Dari hasil panen yang didapat, mereka investasikan untuk membuat kolam sendiri. Dari beberapa mustahik yang ada, mereka mengaku sudah memiliki kolam mandiri mulai dari satu, dua, dan bahkan ada yang tiga. Mereka juga mengajak sanak saudara untuk budi daya ikan patin seperti yang mereka lakukan. Bahkan, hari ini tidak hanya di dua desa (Bendiljati dan Tambakrejo) sebagai titik awal program ZCD, namun sudah merambah ke luar dua desa tersebut, bahkan keluar kecamatan seperti di Kecamatan Kalidawir.
Baznas sangat apresiatif dengan hasil ini. Upaya yang kuat dari pengurus UPZ Masjid Miftahul Huda Bendiljati Wetan dan Baitul Muttaqin Tambakrejo tidak sia-sia. Program ini bukannya tanpa kendala. Pada tahap awal, karena minimnya pengetahuan dari mustahik, satu kolam mengalami gagal panen. Lambat laun, problem itu teratasi, dan kini sudah menghasilkan panen yang normal.
UPZ juga mengalami kenaikan dari sisi penghimpunan. Setiap panen, masing-masing kolam langsung dipotong 2,5 % untuk zakat. Pada Ramadhan 2020, zakat yang terkumpul sebesar 40 juta rupiah. Angka yang sangat luar biasa untuk UPZ setingkat Masjid Desa.
Dari hasil monev, juga dihasilkan ide kelanjutan dari program ZCD. Semua, baik Pimpinan maupun pengurus UPZ sepakat untuk mengembangkan kawasan kolam ZCD menjadi kawasan wisata. Kawasan yang luas, asri, dan sejuk sangat mendukung untuk dijadikan icon wisata. Muncul gagasan untuk memebentuk kampung zakat, kampung patin, atau entah kampung apa namanya, yang jelas diskusi pada waktu monev menghasilkan progres untuk lebih banyak melibatkan mustahik di kawasan tersebut.
Dengan pariwisata yang dikembangkan, tentu akan lebih banyak menyerap tenaga kerja, dari sanalah nanti mustahik-mustahik akan dijaring dan dikembangkan dalam skala yang lebih luas, sehingga dengan pemberdayaan ini dapat dirasakan oleh kalangan luas. Wallahu 'alam.


Mantap program yang akan menjadikan sejahtera umat
BalasHapus